Menanam cabai di pot kini menjadi kegiatan menarik yang banyak digemari, terutama oleh mereka yang tinggal di perkotaan. Selain mudah dilakukan, hasilnya juga bisa dinikmati langsung untuk kebutuhan dapur. Jika Anda baru ingin mencoba, panduan ini akan membantu memahami cara menanam cabai di pot untuk pemula agar tumbuh subur dan cepat berbuah. Berikut cara menanam cabai di pot untuk pemula.
Persiapan Alat dan Bahan
Sebelum mulai, siapkan perlengkapan sederhana yang mudah didapat: pot berdiameter sekitar 30–40 cm, tanah gembur, sekam bakar, pupuk kompos, serta benih cabai pilihan. Jangan lupa sediakan air bersih untuk penyiraman.
Agar hasilnya lebih maksimal, gunakan pupuk berkualitas seperti pupuk dari PT Tani Hebat Indonesia. Kandungan nutrisinya dirancang untuk memperkuat akar, mempercepat pertumbuhan daun, dan meningkatkan jumlah bunga pada tanaman cabai.
Langkah-langkah Menanam Cabai di Pot
1. Pilih Benih Terbaik
Gunakan biji dari cabai yang benar-benar matang atau beli benih unggul di toko pertanian. Benih berkualitas akan menghasilkan tanaman yang lebih kuat dan produktif.
2. Siapkan Media Tanam
Campurkan tanah, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Pastikan media tanam tidak terlalu padat agar akar mudah tumbuh.
3. Proses Penyemaian
Tanam benih di tray semai atau wadah kecil, lalu siram setiap hari. Setelah muncul 4 helai daun sejati, tanaman siap dipindahkan ke pot utama.
4. Pindahkan ke Pot
Masukkan media tanam ke dalam pot, lalu tanam bibit cabai dengan hati-hati agar akarnya tidak rusak.
5. Penyiraman dan Pemupukan
Siram tanaman 1–2 kali sehari. Berikan pupuk cair seminggu sekali untuk mendukung pertumbuhan optimal.
Perawatan Harian
Cabai termasuk tanaman yang menyukai sinar matahari penuh. Tempatkan pot di area yang mendapat cahaya minimal enam jam per hari. Jaga kelembapan tanah agar tidak terlalu kering atau becek.
Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar pot, dan periksa daun secara rutin untuk mencegah serangan hama seperti kutu daun atau ulat. Bila muncul tanda-tanda daun keriting atau layu, segera lakukan penyemprotan dengan pestisida alami.
Pemupukan rutin juga penting. Setiap 10–14 hari, tambahkan pupuk cair untuk menjaga nutrisi tetap seimbang. Kombinasi antara penyiraman teratur, sinar matahari cukup, dan pupuk berkualitas akan membuat cabai tumbuh sehat dan produktif.
Panen dan Tips Tambahan
Tanaman cabai biasanya mulai berbuah pada usia 3–4 bulan. Tanda cabai siap panen adalah ketika warnanya berubah menjadi merah cerah dan kulit buah terlihat mengilap. Petik cabai secara hati-hati agar cabang tanaman tidak patah.
Setelah panen pertama, tanaman masih bisa terus berbuah hingga beberapa bulan berikutnya. Untuk mempertahankan hasil yang stabil, lanjutkan pemupukan secara berkala dan buang daun tua yang mulai menguning.
Gunakan Pupuk Terbaik dari PT Tani Hebat Indonesia
Ingin cabai Anda tumbuh cepat, subur, dan berbuah lebat?
Gunakan pupuk unggulan dari PT Tani Hebat Indonesia yang telah terbukti membantu ribuan petani meningkatkan hasil panen.
Kunjungi PT Tani Hebat Indonesia sekarang dan temukan pupuk terbaik untuk tanaman cabai Anda!
Artikel Disusun Oleh:
D. Wirawan K.


